Mengenai Saya

Foto saya
for contact please email: sandraelita@gmail.com

Label

Senin, 06 Februari 2017

Fam Time

 
Sebelum memulai tulisan panjang lebar, terima kasih dulu untuk suami yang udah berhasil mendapatkan voucher 500k dari kantor atas pencapaian kerjanya. Horeee...🙌🙌🙌 Dan waktunya kita bersenang-senang.

Dari banyaknya hotel di Pekanbaru, kita milih Novotel sebagai tempat persinggahan semalam. Kenapa memilih hotel ini? Karena satu, harganya mahal (hehehe 😝). Kedua, dekat sama mal. Ekspektasi nih, kita bisa jalan-jalan menikmati hari bertiga disana. So, jadilah kita menginap satu malam di Novotel.

Berangkat dari rumah tanggal 4 Februari 2017 jam 4 sore (ha, lengkap!). Sampai disana, setelah mengurus administrasi, dapat kamar dan kita langsung stay semalaman di kamar. Rencana nih, begitu sampai di kamar, si kecil langsung diberi makan. Then, baru deh kita jalan-jalan ke mal nikmati malam minggu. Kenyataan? Si kecil makannya sejam lebih. Trus setelah makan langsung pup. Udah pup, nangis-nangis minta susu. Setelah diberi susu, mata sayu lalu zzzzzzz~. Rencana tinggallah rencana 😔.
 
:: View depan mal Ciputra dari jendela kamar kita ::

 

 

:: yaudasih, santai malam mingguan di kamar aja nemenin si kecil tidur ::
Pagi yang ditunggu akhirnya datang. Good morniiiing. Waktunya renang-renang lucu. Udah sarapan, si kecil perutnya udah kenyang, saatnya olah tubuh. Saya memilih gak berenang. Selain ribet gak ada kostum renang, pengen aja gituh santai-santai liatin suami sama anak cebar-cebur. Ini pertama kalinya si kecil berenang di kolam renang. Jadi moodnya jadi sedikit bete tapi seru. Coba deh liat foto-foto di bawah:

:: muka agak bete. Pakai pelampung tapi airnya dangkal ::

:: Di bawa ke kolam besar. Senang. Tapi gak mau dibawa ke tengah. Harus dipinggir deket bundanya 😚 ::


:: Udah senang, lama-lama bete karena ada yang mengganjal lehernya, yaitu pelampung. Mulai risih. Mulai marah-marah ::
 

:: Pelampung dibuka dan AHA...senang lagi ::
Acara renangnya gak boleh lama-lama. Airnya dingin. takut si kecil demam. Waktunya mandi bersih. karena "perkakas" si kecil tinggal di kamar, jadinya mandi bersihnya di kamar aja.
 

Harapan ke mal sebelah belum surut. tetap berencana ke mal setelah si kecil mandi ini. Eeeeh,,rupanya habis mandi nangis-nangis melulu dan matanya mengantuk. Jadi tidur dulu deh. Ditunggu lama kok gak bangun-bangun. dan kelihatannya tidurnya pulas. Mungkin efek badan capek habis berenang ditambah suhu ruangan yang adem bikin tidur si kecil lelap. Yoweislah, batal aja ke mal-nya. Sambil nunggu si kecil bangun, ada baiknya bersiap untuk pulang sambil foto-foto 😎



:: Fokus pada wajah kami berdua saja yaaa? hahaha 😊 ::

Rabu, 04 Januari 2017

Hello 2k17

Selamat tahun baru Masehiiii.... Tahun 2016 udah selesai. Mau atau tidak, semua beban PR di tahun 2016 selesai gak selesai mesti udahan. Mulai lagi bikin resolusi untuk tahun 2017 yang siap dikejar setahun penuh.

Kalau ditahun kemarin, saya kurang antusias untuk bikin resolusi. Karena di pertengahan tahun 2015 saya alhamdulillah hamil dan prediksi lahiran bulan Maret tahun 2016. Dan udah kebayang setahun penuh pasti disibukkan dengan urusan si baby. Kalaupun ada kesibukan lain di luar si baby (misal terima orderan CitCut), yaaaa saya anggap itu bonus dari Allah. Hahaha... 😊

Untuk 2017 ini....saya mulai berbenah. Mulai "hidupkan" lagi hidup aku. Dan ini HARUS. karena si kecil mulai tumbuh besar dan mulai gampang diatur, boleh deeeh bikin resolusi untuk tahun 2017. Semoga planning dan si kecil bisa "akur" ya hahaha 😝

Bismillah dulu untuk resolusi bulanan tahun 2017 ini:
-Januari, ini awal bagi saya untuk lebih dekat lagi dengan sang pencipta. Semoga tahun ini saya jadi orang yang lebih baik dari sebelumnya jika dipandang dari segi agama. Yes i know, umur saya udah pasti nambah tua tahun ini. 😔

-Februari, pernikahan saya dan suami insyaallah memasuki 2 tahun. Ingin merayakan bertiga bersama si kecil di suatu tempat.

-Maret, si kecil insyaallah genap setahun, akan ada hadiah dari Ayah dan Bunda sebagai rasa syukur kepada Allah atas kelahiranmu nak 😘

-April, Mei  s/d Desember, kerja kerja kerja... Jualan jualan jualan... Hahaha 😆

Kira-kira begitulah resolusi ngasal aku. Semoga berjalan dengan lancar yaaa. Aamiin...
Selamat Tahun yang Baru Semuuuuaaaaa~




P.S : Dan satu lagi resolusi saya yang gak kalah penting untuk blog ini, semoga makin rajin nulis, Hohoho

Kamis, 22 Desember 2016

Selamat Hari Ibu, Ma

Per tanggal 2 Maret 2016 kemarin, itulah titik balik dimana perubahan status menjadi seorang Ibu. Mulai nih merasakan gimana perjuangan yang disandang oleh seorang Ibu. Mikirin diri sendiri udah jadi predikat nomor 2. Dan yang menjadi predikat pertama otomatis adalah anak. Padahal ini masih level awal loh.

Gak ada sama sekali kepikiran soal yang namanya "yes, akhirnya bisa merayakan hari Ibu". Tanggal 22 Desember 2016 ini, ketika Ibu Spv Sales, Ibu Yuni ngucapin selamat hari Ibu, baru deh mikir "ohiya kan udah jadi Ibu" Hahaha 😝

:: mama ::
Jadi inget sama mama deh. Ibu dari 5 orang anak (saya anak ke 4 hohoho). Gimana setrongnya mama menghadapi anak-anak perempuan dengan berbagai kelakuan. Ada yang cantik dan ramah sehingga jadi idola lawan jenis, agak susah menjaganya. Ada yang diam-diam hobinya sakit. Ada yang cuek-cuek gak jelas. Ada yang keras kepala dan hampir tiap hari ngeselin dan bikin mama marah-marah (itu saya hahahaha 😝). Dan mungkin yang paling berat dihadapi mama adalah adik aku. Karena dia adalah anak yang "luar biasa".



Walaupun tidak pernah mengungkapkan secara langsung, honestly from my heart, i really love you so much. Dan yang lagi diinginkan saat ini adalah jadi anak gadis mama yang dulu dan patuh terhadap mama. Ma, kangen deh. Kapan-kapan masakin sayur pucuk ubi tumbuk lagi ya. Selamat hari Ibu ma, selamat hari kita 💟

Jumat, 09 Desember 2016

Random Post #1

Kadang kalau lagi kumpul-kumpul bareng teman atau lagi berduaan sama suami atau lagi bengong sendiri, tangan suka gatel gitu pengen foto ini-itu. Padahal sama sekali gak punya kemampuan fotografi topcer. Cuma yaaa seneng aja gitu. Hahaha 😝

Kalau dirasa-rasa ada yang bagus atau lucu, saya suka "jepret" sedikit. Lagi-lagi cuma karena yaaa...seneng aja gitu. Yaudalah, hasilnya dilihat aja langsung seprti dibawah ini. "Random Post #1"





Kamis, 03 November 2016

(Bukan) Liburan Kilat 2

Sambungan cerita "(Bukan) Liburan Kilat" kemarin, ini nih tujuan sebenarnya kita datang dari Pekanbaru ke Jakarta. Attending Nanda's wedding.

Di hari sebelumnya, kita jalan-jalan ke Detos (Depok Town Square) dan nyebrang ke Margocity. Temu kangen sama Yandra dan Adek, suami istri yang sedang menunggu kelahiran anak pertama mereka. Awalnya agak pesimis bisa ketemu sama mereka. Mengingat usia kehamilan Adek yang masuk semester akhir. Tapi ternyataa....bumil yang satu ini tangguh. Masih sanggup kemana-mana dengan perutnya yang 8 bulanan. Bahkan naik-turun jembatan penyebrangan. Kereeenn... Sehat-sehat dan lancar terus ya bumil. Sabil still waiting debay teman main tali merdeka hehehehehe....


Pulang-pulang dari Margo, hujan turun lumayan deras. Agak kesusahan mencari grabcar yang jemput kita. Karena banyak mobil yang antri di depan margo. Begitu tau mobilnya yang mana, yaudah kita naik dan langsung pulang.

Hujan gak berhenti sampai esok harinya. Malah makin deras dan hujan seharian penuh. Kami telat sih datang ke acara (untuk kategori keluarga hehehe...). Karena bukan orang asli sana, jadi gak tau gedungnya dimana dan yang mana. Setelah mencari sampai putar balik, akhirnya sampai di gedung Pandan Sari, Cibubur. Disaat kami sampai, pengantin baru berganti pakaian adat dan menuju ke pelaminan. Sampai acara selesai kita baru balik pulang. Sambil mengisi waktu, baiknya kita makan-makan dan foto-foto dooonk hohoho....


Rabu, 02 November 2016

(Bukan) Liburan Kilat

Liburan...oh...liburan. Ih...pengen banget keleus nikmati liburan. Santai-santai di pantai, oles-oles sunblock ke kulit, pakai topi pantai, gelar tikar sambil nikmati air kelapa muda.

Jadi gini... Jauh-jauh hari, sepupu Asenk (suami yang dicinta), kita sebut namanya Nanda, mengundang keluarga kecil kami ke acara pernikahannya di Cibubur, Jakarta di bulan Oktober. Dengan senang hati kita setuju buat hadir di hari bahagianya Nanda. Yeeeey jalan-jalan ke Jakarta :D Karena kita berdua yakin nih masih punya cukup banyak stok cuti untuk tahun ini. Cuti saya 9 hari dan cuti Asenk 7 hari.

Dan kemudian bencana kecil itupun datang. Asal muasal bencana ini datangnya dari kantor aku. Berhubung ada kontrak baru, ada peraturan kalau bulan Oktober sampai dengan Desember seluruh karyawan tidak boleh cuti. Cuti yang ada, hangus secara paksa. Oh NOOOOO!!!! Runtuhlah seketika mimpi kami untuk jalan-jalan santai di Jakarta. padahal pengennya sih bisa melipir ke Bandung. Main-main manja gituh. Tapi apalah daya, semua musnah.

Galau hati tak terobati sampailah pada 2 minggu jelang resepsi. Finally, our agreement is Asenk berangkat sendiri mewakili keluarga kami, saya dan Sabil (anak yang dicinta) tinggal di rumah. Tapi Asenk cukup berat hati meninggalkan kami. 80% of his desire is the three of us present at the Nanda's wedding ceremony. Tapi yaaaaa gimana....

Segala cara kita coba pikirkan supaya saya dan Sabil bisa ikut ke Jakarta. Satu-satunya cara adalah saya minta izin ke pak Boss untuk boleh ke luar kota. Heiimmmmm... Dengan mengumpulkan tenaga dan jantung yang dag-dig-dug, saya coba curhat sama pak Boss. Kali-kali aja bisa dapat izin gak masuk kerja. Yaaah namanya hati yang tulus memamng diberi kegahagiaan. Hiyeeeeyyy...dapat izin boleh gak masuk kerja. Wooohhoooo...mamaci pak Boss. Cus langsung beli tiket kita ke Jakarta. Wooohhooooo \o/


Btw, kalau bepergian sendiri saya sih gak perlu terlalu khawatir. Siapin baju dan uang yang banyak. Udah. Tapi kali ini lain cerita. Saya pergi bawa Sabil yang masih 7 bulan. Rempong cyiiiin... Baju dan perlengkapannya aja udah satu koper, belum perintilan lain yang harus dimasukin ke ransel untuk dibawa ke kabin. Alhasil, jadinya kita bawa 2 koper (satu koper saya dan Asenk, satu koper Sabil), plus 2 ransel (satu ransel saya dan Asenk, satu ransel Sabil)




Ngomongin soal isi ransel sabil, saya perlu googling dari beberapa blog untuk bikin list apa-apa yang dibutuhkan Sabil selama perjalanan. Jadi berikut kira-kira isi tas ransel Sabil, bayi 7 bulan adalah:
  1.  Susu bantu. Kalau-kalau dibutuhkan.
  2.  Termos air panas dan air panas.
  3.  Air  mineral. Campuran air panas untuk susu.
  4.  Biscuit. Mengingat melewati jam makan Sabil. Pasti dia lapar.
  5.  Botol makan dan gelas kecil. Sebelum dimasukkan ke botol makan, biskuitnya tinggal dihancurkan di gelas kecil.
  6.  Tisu basah.
  7.  Baju ganti.
  8.  Popok sekali pakai.
  9.  Selimut.
  10. Topi dingin. Siapa tau Sabil kedinginan.
  11. Mainan kesukaan Sabil.
  12. Nursing apron. Penting dibawa, karena selama penerbangan atau minimal saat take off dan landing dianjurkan untuk menyusui bayi supaya tidak rewel karena telingannya yang sakit.
Jam 16.35 kita bertiga berangkat dari Pekanbaru menuju Jakarta naik pesawat Garuda Indonesia. Efek kerja di maskapai ini, jadi bisa dapat bantuan ekstra untuk masalah tempat duduk. Berkat bantuan Tari dan Tina, kami duduk di ekonomi paling depan. Area lebih luas, cocok untuk yang membawa baby. Alhamdulillah,,,makasih Tari... Makasih Tina...



:: Menyempatkan nonton sambil nyusuin Sabil ::
Sekitar satu jam perjalanan, jam 18.35 kami sampai di Jakarta. Setelah mengambil bagasi, dan "(bukan) liburan kilat" kami pun dimulai. Esok saya ceritain lagi yaaa... :)

Jumat, 07 Oktober 2016

Hanya soal Waktu by Shahnaz

Hari ini, lagi di kantor dengan aktivitas seperti biasa dan sama sekali gak berminat menyentuh Whatsapp group kantor. Karena lagi banyak kerjaan juga sih. Nah, lagi giat-giatnya kerja nih, tiba-tiba ada WA group lain yang masuk dan bikin beberapa warga di kantor cekakak-cekikik. Penasaran, aku ikutan buka WA dan ikutan nimbrung di grup tersebut.
 
Nah, setelah selesai menghibur hati di grup WA yang satu, tergerak hati ingin membuka WA grup kantor. Dan saya menemukan tulisan yang di share oleh salah satu atasan dikantor saya, yang tulisannya bikin saya serasa ingin pulang hehehe.. Begini tulisannya:

"Dari grup sebelah smoga bermanfaat:  Shahnaz Haque membuat sebuah tulisan dan pengaruhnya luar biasa, banyak pembaca yang menangis dan kemudian tersadarkan, Rabu (5/10/2016).

 Alumni None Jakarta ini menulis tentang parenting di akun Facebook miliknya.

Tulisan yang ia posting pada Minggu (2/10/2016) lalu ini menjadi tamparan keras bagi orangtua.

Istri musisi Gilang Ramadhan ini menuliskan apa yang selama ini dirasakan para orangtua.

Terutama kaum wanita yang paling sering bercengkrama dengan anak-anak di rumah.

"Hanya soal Waktu," merupakan tulisan Shahnaz yang menohok.

Sebuah nasihat yang sangat mengena bagi orangtua yang sering jengkel dengan perilaku anak-anaknya di ruma.

Terutama saat masih kecil si anak sering bikin berantakan rumah, bikin kotor, corat-coret atau perilaku lainnya.

Namun Shahnaz mengingatkan semua itu "Hanya soal Waktu."

Karena sebentar lagi ketika anak-anak makin besar tak lagi momen tersebut terulang.

Sosok kecil yang selalu mengikuti kemana pergi, selalu cerita apa saja dan ketika dewasa mereka mencari orang lain untuk bercerita dan momen-momen lainnya.

Berikut tulisan Shahnaz yang mengharukan.

UNTUK BAPAK/IBU YG SERING JENGKEL DG SI BUAH HATI

HANYA SOAL WAKTU

Hanya soal waktu...
Saat rumahmu akan sebersih dan serapih rumah2 dalam majalah2 yang sering kau irikan itu..

Maka... nikmatilah setiap detik letihmu yang harus berpuluh kali membereskan kekacauan yang mereka buat

Hanya soal waktu...
Saat mereka tak mau lagi kau gandeng, peluk atau sekedar kau cium rambutnya

Maka... berbahagialah ketika mereka selalu membuntutimu kemanapun kakimu melangkah, meski kadang hal itu mengesalkanmu,
bagi mereka tak ada selainmu

Hanya soal waktu...
Saat kau tak lagi jadi si serba tahu dan tempat mengadu

Maka... bersabarlah dengan rentetan pertanyaan juga celoteh riang dari mulut mungil mereka yang kadang membuat dahimu mengernyit atau keasyikanmu terhenti

Hanya soal waktu...
Saat mereka mulai _meminta kamarnya masing2_ dan melarangmu mengutak atik segala rupa apa yang di dalamnya

Maka... tahan emosimu dari rengekan manja mereka saat minta kelon atau dongeng sebelum tidur ketika mata 5 wattmu juga meminta haknya

Hanya soal waktu...
Saat mereka menemukan separoh hatinya untuk selanjutnya membangun sarangnya sendiri. Mungkin saat itu posisimu tak lagi sepenting hari ini

Maka... resapilah setiap mili kebersamaanmu dengan mereka selagi bisa

Karena tak butuh waktu lama menunggu kaki kecil mereka tumbuh menjadi sayap yang kan membawanya pergi menggapai asa dan cita

Kelak kau hanya bisa menengok kamar kosong yang hanya sekali dua akan ditempati penghuninya saat pulang...

Termangu menghirup aroma kenangan di dalamnya dan lalu tercenung *"Dulu kamar ini pernah begitu riuh dan ceria"* Dan kau akan begitu merindukannya

Kelak kau akan sering menunggu dering telepon mereka untuk sekedar menanyakan *"Apa kabarmu ibu, ayah"?*

Dan kau akan begitu bersemangat menjawabnya dengan cerita-cerita tak penting hari ini

Kelak kau akan merindukan acara memasak makanan kegemaran mereka dan merasa sangat puas saat melihat hasil masakanmu tandas di piring mereka

Janganlah keegoisanmu hari ini akan membawa sesal di kelak kemudian hari

Kau takkan pernah bisa memundurkannya sekalipun sedetik untuk sekedar sedikit memperbaikinya

Karena waktu berjalan...

Ya... ia berlari...
Tidak.... ia bahkan terbang...
Dan dia tak pernah mundur kembali...

MARI KITA SAYANGI ANAK KITA SEPENUH HATI, SELAGI MASIH ADA WAKTU"



Begitulah isi tulisan yang di share di group. Membaca tulisan ini membuat aku melamun membayangkan masa depan dan melamun ke masa lalu. Melamunkan diri sendiri yang suka marah disaat mama membereskan barang-barang di kamar, yang setelah punya anak dan pisah tinggal dengan mama justru merindukan dimasakin sama mama. Rindu bercerita dengan mama sambil mengiris sayuran ataupun disaat makan malam. Dan mungkin itulah yang akan aku rasakan disaat anakku besar kelak :)
 
 
Nikmati setiap waktu yang ada, semaksimal mungkin. Menjalani tiap detik yang ada. Dan merasakan susah-senang-sedih-bahagia. Waktu sangat berharga.