I've made two illustrations for Lebaran's envelope. You can read my story on Citcut Handicraft blog. Thank you.
Mengenai Saya
Label
- #19 (5)
- cbs101fm (10)
- citcutcraft (5)
- drawing (7)
- fotografie (75)
- illustration (1)
- just crop it (9)
- karya tangan (6)
- love (21)
- quotes (4)
- Randompost (3)
- resep (1)
- skin care (1)
- welcome note (1)
- writing (78)
Tampilkan postingan dengan label drawing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label drawing. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 Mei 2020
Minggu, 17 Mei 2020
#Sailormoonredraw
Gara-gara Virus Covid-19, semua orang dianjurkan buat Stay at home aja dulu. Yang sekolah dianjurkan belajar di rumah, yang bekerja juga dianjurkan untuk Work from home, yang lagi libur, yaaa gabut aja dulu di rumah hehehe...
Berawal dari kegabutan, muncul banyak challenges yang kadang kita tuh gemes buat ikutan. Dari banyaknya challenge gambar, akhirnya ikutan nyobain Sailormoonredraw. Dan karena gak bisa gambar anime, yaaa kita gambar yang unyu-unyu aja deh. hehehehe... So cute 😍
| :: Yang harus digambar :: |
![]() |
| :: Hasil redraw :: |
Rabu, 03 Januari 2018
WELCOME, 2018
Assalamualaikum blogger readers. Wuiiih,,udah 2018, baru kemarin bikin resolusi 2017, eh...udah 2018 aja. Rasa-rasa waktu cepat banget yak berlalu.
Sedikit flashback resolusi 2017 kemarin:
-Januari, ini awal bagi saya untuk lebih dekat lagi dengan sang pencipta. Semoga tahun ini saya jadi orang yang lebih baik dari sebelumnya jika dipandang dari segi agama. Yes i know, umur saya udah pasti nambah tua tahun ini
-Februari, pernikahan saya dan suami insyaallah memasuki 2 tahun. Ingin merayakan bertiga bersama si kecil di suatu tempat.
-Maret, si kecil insyaallah genap setahun, akan ada hadiah dari Ayah dan Bunda sebagai rasa syukur kepada Allah atas kelahiranmu nak
-April, Mei s/d Desember, kerja kerja kerja... Jualan jualan jualan... Hahaha
Alhamdulillah, sekitar 60% resolusi tahun 2017 terwujud. Merayakan pernikahan di suatu tempat (yaitu menginap di hotel bertiga dengan si kecil) terwujud. Lalu bukti syukur kami atas kelahiran si kecil di umurnya setahun, yaitu aqiqah, sudah terlaksana di bulan April. Kemudian giat bekerja dan jualan juga alhamdulillah masih terlaksana. Hanya sedikit ngadat di penjualan handicraft karena masih disibukkan dengan mengurus si kecil. Dan resolusi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, saya belum bisa terlalu menilai apakah bisa dikatakan lebih dekat, atau sama saja. Biarlah Allah SWT yang menilai saya :)
Dan tibalah saatnya memikirkan resolusi untuk tahun yang baru. Sudah menjadi kebiasaan saya untuk selalu membuat resolusi jelang awal tahun baru. Supaya hidup saya lebih tau tujuannya. Dan ada target-target yang harus saya capai untuk meningkatkan kwalitas hidup saya didunia ini.
Untuk tahun 2018, saya berharap lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan resolusinya adalah:
-Teteup, lebih mendekatkan diri kepada sang Pencipta, Allah SWT
-Menjalankan usaha saya dengan model yang baru, semoga bisa berjalan dengan lancar.
-Nambah momongan (hahahaha...aamiin)
-Liburan ke luar kota, BDG? FLZ? JKT?
Segitu aja ah. Jangan banyak-banyak, tar pusing ngejarnya gimana hehehe... Semoga terwujud yaaa,. Resolusi teman-teman juga mudah-mudahan terwujud. Semangat..Fighting..Caiyooo!!
Oia, ini ada gambar hasil belajar untuk new product CitCutHandicraft. hehehe...
Sedikit flashback resolusi 2017 kemarin:
-Januari, ini awal bagi saya untuk lebih dekat lagi dengan sang pencipta. Semoga tahun ini saya jadi orang yang lebih baik dari sebelumnya jika dipandang dari segi agama. Yes i know, umur saya udah pasti nambah tua tahun ini
-Februari, pernikahan saya dan suami insyaallah memasuki 2 tahun. Ingin merayakan bertiga bersama si kecil di suatu tempat.
-Maret, si kecil insyaallah genap setahun, akan ada hadiah dari Ayah dan Bunda sebagai rasa syukur kepada Allah atas kelahiranmu nak
-April, Mei s/d Desember, kerja kerja kerja... Jualan jualan jualan... Hahaha
Alhamdulillah, sekitar 60% resolusi tahun 2017 terwujud. Merayakan pernikahan di suatu tempat (yaitu menginap di hotel bertiga dengan si kecil) terwujud. Lalu bukti syukur kami atas kelahiran si kecil di umurnya setahun, yaitu aqiqah, sudah terlaksana di bulan April. Kemudian giat bekerja dan jualan juga alhamdulillah masih terlaksana. Hanya sedikit ngadat di penjualan handicraft karena masih disibukkan dengan mengurus si kecil. Dan resolusi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, saya belum bisa terlalu menilai apakah bisa dikatakan lebih dekat, atau sama saja. Biarlah Allah SWT yang menilai saya :)
Dan tibalah saatnya memikirkan resolusi untuk tahun yang baru. Sudah menjadi kebiasaan saya untuk selalu membuat resolusi jelang awal tahun baru. Supaya hidup saya lebih tau tujuannya. Dan ada target-target yang harus saya capai untuk meningkatkan kwalitas hidup saya didunia ini.
Untuk tahun 2018, saya berharap lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan resolusinya adalah:
-Teteup, lebih mendekatkan diri kepada sang Pencipta, Allah SWT
-Menjalankan usaha saya dengan model yang baru, semoga bisa berjalan dengan lancar.
-Nambah momongan (hahahaha...aamiin)
-Liburan ke luar kota, BDG? FLZ? JKT?
Segitu aja ah. Jangan banyak-banyak, tar pusing ngejarnya gimana hehehe... Semoga terwujud yaaa,. Resolusi teman-teman juga mudah-mudahan terwujud. Semangat..Fighting..Caiyooo!!
Oia, ini ada gambar hasil belajar untuk new product CitCutHandicraft. hehehe...

Selasa, 21 November 2017
Udah 4 Tema
Kemarin saya sudah cerita tentang "latihanpegangkuas" di indstagram. Boleh buka lagi ceritanya di sini. Nah Setelah ngikutin tema pertama, saya jadi ketagihan ngikutin tema-tema setiap minggunya. Plus jadi tukang kepo. Tiap bentar buka instagram latihanpegangkuas buat liat hasil lukis teman-teman yang di tag ke sana. Duh, cakep-cakep amat hasilnya. 😍
Dari tema pertama, Donat, ini hasil karya saya. Alhamdulllah masuk di deretan foto-foto yang di-capture mbak Puri dan masuk instastory latihanpegangkuas 💜
Lalu tema kedua, Tas.
Ceritanya ini Sabil, dengan tas unicorn. Menurut saya bagus sih, tapi gambar ini gak berhasil membawa foto tema tas ini masuk ke dalam captur-an mbak Puri. Huhuhu 💔
Tema ketiga: Dinosaurus. Saya kembali berjaya. Senang sekali waktu tau tantangan berikutnya adalah Dino. Sejak keponakan saya Dimas suka sama dino, saya jadi rajin gambar dino. Ditambah buku Dimas bergambar dino-dino lucu. Saya jadi udah bisa ngebayangin mau gambar apa. Dan lagi-lagi, bisa masuk capture mbak Puri dan masuk ke instastory latihanpegangkuas. Hehehe 💜
Tema keempat, Tanaman. Aduuuh ini tema berat. Bukan berat dari segi menggambarnya, tapi berat dari hati saya untuk ikutan karen gambar teman-teman yang posting hasil gambarnya tuh bagus-bagus semua. Kece-kece. Ajegileeee... Apalagi di tema kali ini, 2 gambar yang terpilih bisa ngedapetin tas lucu.
Gak tau deh hasilnya gimana. Belum ada pengumumannya sih. Saya berharap sih dapat tasnya. Tapi setelah melihat hasil teman-teman lain, saya hanya berharap gambar saya di capture mbak Puri 🙏
Senin, 30 Oktober 2017
DONUT EVER GIVE UP
Menggambar memang sudah sejak kecil jadi hobi saya. Kalau sudah waktunya pelajaran menggambar di sekolah, saya pasti semangat. Ditambah lagi beli peralatan menggambar di toko buku gak kalah menyenangkan. Melihat sederet crayon, pensil warna, cat air, mencium wangi pensil yang berjejeran, wangi kertas-kertas baru, itu syurga buat saya. Apalagi kalau isi toko bukunya bisa saya bawa pulang semua. Gratis. Pasti menyenangkan. 😋
Dan sejak kecil juga saya gak begitu terlalu mendalami cara-cara menggambar maupun melukis. Yang penting dulu di pikiran saya adalah bagaimana cara main ini, main itu, semuanya tentang main. Bahkan sampai-sampai saya tidak tau karakter menggambar saya itu seperti apa. Pernah mencoba menggambar ala-ala manga, tapi gagal. Sudah mencoba men-sketsa wajah orang, duh lebih gagal lagi. Dan akhirnya saya males buat menggambar. Karena menurut saya bakat menggambar saya gak sehebat orang-orang lain yang menggambar kartun manga dan sketsa wajah. ya ampun sempitnya pemikiran saya 😢
Tapi, waktu saya mencoba melukis sebuah kaleng dengan cat akrilik, mata saya merasa terbuka. Saya merasa gak pernah bosan untuk menggambar seperti gambar anak-anak dengan warna yang pekat. Saya coba untuk menguatkan karakter itu. Dan saya bangga sekarang hehehe...
Sebelum ketemu akrilik, saya sempat mencoba menggambar dan mewarnai menggunakan crayon, spidol warna, pensil warna, cat air, cat minyak, cat poster, sekedar ingin tau seperti apa "cara main" alat tempur mewarnai ini. Saya suka semua. Dan sekarang lagi rajin-rajinnya mencoba melukis ala-ala watercolor.
Awalnya nggak pandai dan menurut saya hasil gambar saya itu jueleeek banget. Waktu itu saya mencoba menggambar bangau dan bunga-bunga seperti ini:
Lalu mencoba lagi pakai Reeves Soft Pastel, ternyata lebih gak ngerti lagi cara pakainya gimana yang bagus dan enak. Agak menyerah sampai disitu. Karena saya ngerasa kok jadi eneg liat gambar sendiri. Sampailah akhirnya saya melihat instastory @latihanpegangkuas yang ngajakin posting karya gambar kita (yang pasti pakai kuas). Bakal ada tema yang berbeda di tiap minggu. Wah,seru kan kalau setiap minggu kita bisa ikutan. Walaupun gak dapat hadiah, paling gak buat menantang diri sendiri sekaligus memanjangkan imajinasi hehehehe...
Untuk pertama kalinya @latihanpegangkuas ngajakin kita gambar donat. Bebas donatnya kayak gimana yang penting judulnya donat. Karena momennya pas banget dengan give up nya saya kemarin, jadilah digambar donatnya saya tambahin quotes: DONUT EVER GIVE UP atau tulisan normalnya DON'T EVER GIVE UP. Karena yang diperlukan adalah usaha, coba lagi, coba terus, terus dan terus. Insyaallah, usaha tidak menghianati hasil. Practice makes perfect.
Note: Postingannya dilike dan komen sama mbak Puri Idekuhandmade. Hiyay... 💟
Dan sejak kecil juga saya gak begitu terlalu mendalami cara-cara menggambar maupun melukis. Yang penting dulu di pikiran saya adalah bagaimana cara main ini, main itu, semuanya tentang main. Bahkan sampai-sampai saya tidak tau karakter menggambar saya itu seperti apa. Pernah mencoba menggambar ala-ala manga, tapi gagal. Sudah mencoba men-sketsa wajah orang, duh lebih gagal lagi. Dan akhirnya saya males buat menggambar. Karena menurut saya bakat menggambar saya gak sehebat orang-orang lain yang menggambar kartun manga dan sketsa wajah. ya ampun sempitnya pemikiran saya 😢
Tapi, waktu saya mencoba melukis sebuah kaleng dengan cat akrilik, mata saya merasa terbuka. Saya merasa gak pernah bosan untuk menggambar seperti gambar anak-anak dengan warna yang pekat. Saya coba untuk menguatkan karakter itu. Dan saya bangga sekarang hehehe...
Sebelum ketemu akrilik, saya sempat mencoba menggambar dan mewarnai menggunakan crayon, spidol warna, pensil warna, cat air, cat minyak, cat poster, sekedar ingin tau seperti apa "cara main" alat tempur mewarnai ini. Saya suka semua. Dan sekarang lagi rajin-rajinnya mencoba melukis ala-ala watercolor.
Awalnya nggak pandai dan menurut saya hasil gambar saya itu jueleeek banget. Waktu itu saya mencoba menggambar bangau dan bunga-bunga seperti ini:
Lalu mencoba lagi pakai Reeves Soft Pastel, ternyata lebih gak ngerti lagi cara pakainya gimana yang bagus dan enak. Agak menyerah sampai disitu. Karena saya ngerasa kok jadi eneg liat gambar sendiri. Sampailah akhirnya saya melihat instastory @latihanpegangkuas yang ngajakin posting karya gambar kita (yang pasti pakai kuas). Bakal ada tema yang berbeda di tiap minggu. Wah,seru kan kalau setiap minggu kita bisa ikutan. Walaupun gak dapat hadiah, paling gak buat menantang diri sendiri sekaligus memanjangkan imajinasi hehehehe...
Untuk pertama kalinya @latihanpegangkuas ngajakin kita gambar donat. Bebas donatnya kayak gimana yang penting judulnya donat. Karena momennya pas banget dengan give up nya saya kemarin, jadilah digambar donatnya saya tambahin quotes: DONUT EVER GIVE UP atau tulisan normalnya DON'T EVER GIVE UP. Karena yang diperlukan adalah usaha, coba lagi, coba terus, terus dan terus. Insyaallah, usaha tidak menghianati hasil. Practice makes perfect.
Note: Postingannya dilike dan komen sama mbak Puri Idekuhandmade. Hiyay... 💟
Rabu, 04 Januari 2017
Hello 2k17
Selamat tahun baru Masehiiii.... Tahun 2016 udah selesai. Mau atau tidak, semua beban PR di tahun 2016 selesai gak selesai mesti udahan. Mulai lagi bikin resolusi untuk tahun 2017 yang siap dikejar setahun penuh.
Kalau ditahun kemarin, saya kurang antusias untuk bikin resolusi. Karena di pertengahan tahun 2015 saya alhamdulillah hamil dan prediksi lahiran bulan Maret tahun 2016. Dan udah kebayang setahun penuh pasti disibukkan dengan urusan si baby. Kalaupun ada kesibukan lain di luar si baby (misal terima orderan CitCut), yaaaa saya anggap itu bonus dari Allah. Hahaha... 😊
Untuk 2017 ini....saya mulai berbenah. Mulai "hidupkan" lagi hidup aku. Dan ini HARUS. karena si kecil mulai tumbuh besar dan mulai gampang diatur, boleh deeeh bikin resolusi untuk tahun 2017. Semoga planning dan si kecil bisa "akur" ya hahaha 😝
Bismillah dulu untuk resolusi bulanan tahun 2017 ini:
-Januari, ini awal bagi saya untuk lebih dekat lagi dengan sang pencipta. Semoga tahun ini saya jadi orang yang lebih baik dari sebelumnya jika dipandang dari segi agama. Yes i know, umur saya udah pasti nambah tua tahun ini. 😔
-Februari, pernikahan saya dan suami insyaallah memasuki 2 tahun. Ingin merayakan bertiga bersama si kecil di suatu tempat.
-Maret, si kecil insyaallah genap setahun, akan ada hadiah dari Ayah dan Bunda sebagai rasa syukur kepada Allah atas kelahiranmu nak 😘
-April, Mei s/d Desember, kerja kerja kerja... Jualan jualan jualan... Hahaha 😆
Kira-kira begitulah resolusi ngasal aku. Semoga berjalan dengan lancar yaaa. Aamiin...
Selamat Tahun yang Baru Semuuuuaaaaa~
P.S : Dan satu lagi resolusi saya yang gak kalah penting untuk blog ini, semoga makin rajin nulis, Hohoho
Kamis, 22 Desember 2016
Selamat Hari Ibu, Ma
Per tanggal 2 Maret 2016 kemarin, itulah titik balik dimana perubahan status menjadi seorang Ibu. Mulai nih merasakan gimana perjuangan yang disandang oleh seorang Ibu. Mikirin diri sendiri udah jadi predikat nomor 2. Dan yang menjadi predikat pertama otomatis adalah anak. Padahal ini masih level awal loh.
Gak ada sama sekali kepikiran soal yang namanya "yes, akhirnya bisa merayakan hari Ibu". Tanggal 22 Desember 2016 ini, ketika Ibu Spv Sales, Ibu Yuni ngucapin selamat hari Ibu, baru deh mikir "ohiya kan udah jadi Ibu" Hahaha 😝
| :: mama :: |
Jadi inget sama mama deh. Ibu dari 5 orang anak (saya anak ke 4 hohoho). Gimana setrongnya mama menghadapi anak-anak perempuan dengan berbagai kelakuan. Ada yang cantik dan ramah sehingga jadi idola lawan jenis, agak susah menjaganya. Ada yang diam-diam hobinya sakit. Ada yang cuek-cuek gak jelas. Ada yang keras kepala dan hampir tiap hari ngeselin dan bikin mama marah-marah (itu saya hahahaha 😝). Dan mungkin yang paling berat dihadapi mama adalah adik aku. Karena dia adalah anak yang "luar biasa".
Walaupun tidak pernah mengungkapkan secara langsung, honestly from my heart, i really love you so much. Dan yang lagi diinginkan saat ini adalah jadi anak gadis mama yang dulu dan patuh terhadap mama. Ma, kangen deh. Kapan-kapan masakin sayur pucuk ubi tumbuk lagi ya. Selamat hari Ibu ma, selamat hari kita 💟
Walaupun tidak pernah mengungkapkan secara langsung, honestly from my heart, i really love you so much. Dan yang lagi diinginkan saat ini adalah jadi anak gadis mama yang dulu dan patuh terhadap mama. Ma, kangen deh. Kapan-kapan masakin sayur pucuk ubi tumbuk lagi ya. Selamat hari Ibu ma, selamat hari kita 💟
Langganan:
Postingan (Atom)








